Manajer Investasi Jiwasraya

Seluruh perusahaan tersebut diduga menikmati aliran dana dari kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya sebesar Rp12157 triliun dari total kerugian negara dalam perkara itu sebesar Rp1681 triliun. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono mengemukakan bahwa 13 perusahaan tersebut telah berkontribusi merugikan keuangan negara hingga mencapai Rp12157 triliun dari total keseluruhan kerugian Rp1681 triliun pada kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya.


Pin Di Kabar Hari Ini

Dalam Rapat Dengar Pendapat RDP antara Jiwasraya dengan Komisi VI DPR RI pada.

Manajer investasi jiwasraya. Setelah lima orang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung Kejagung atas dugaan korupsi Jiwasraya. Dua orang yang dimaksud adalah pejabat Otoritas Jasa Keuangan OJK bernama Fakhri Hilmi yang saat kejadian menjabat sebagai Kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal 2A periode Februari 2014-2017 serta Direktur Utama PT Himalaya Energi Perkasa Pieter Rasiman. TEMPOCO Jakarta – Kejaksaan Agung menyatakan PT Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Ketenagakerjaan menggunakan manajer investasi MI yang sama dengan PT Asuransi Jiwasraya.

Korporasi tersebut yakni PT DM atau PT PAJ PT OMI PT PPI PT MD PT PAM PT MNC Asset Manajemen PT MAM PT GAP Capital PT JCAM PT PAAM PT CC PT TFI dan PT SAM. Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah mengatakan MI. Selain 13 perusahaan tersebut Kejagung juga menetapkan dua tersangka perorangan di kasus Jiwasraya jilid II.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono mengemukakan bahwa 13 perusahaan tersebut telah berkontribusi merugikan keuangan negara hingga mencapai Rp12157 triliun dari total keseluruhan kerugian Rp1681 triliun pada kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya. Kesulitan keuangan ini disebabkan kesalahan investasi yang dilakukan oleh manajemen lama Jiwasraya. Dari jumlah tersebut 2 dikelola oleh perusahaan manajer investasi.

TEMPOCO Jakarta – Sebanyak 13 manajer investasi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana korupsi PT Asuransi Jiwasraya oleh Kejaksaan Agung. Sebanyak 13 manajer investasi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana korupsi PT Asuransi Jiwasraya oleh Kejaksaan Agung. Yakni 13 perusahaan manajer investasi dan satu pejabat OJK bernama Fakhri Hilmi.

Hal tersebut diketahui setelah penyidik melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah MI sebagai saksi dalam kasus ini. Mahardika Dhiany Nadya Utami M. 34 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10120 P.

Mereka ialah PT DMPAC PT OMI PT PPI PT MD PT PAM PT MAM PT MNC PT GC PT JCAM PT PAAM PT CC PT TVI dan PT SAM. Jakarta – Penanganan kasus Asuransi PT Jiwasraya terus memasuki babak baru. Sebelumnya tim penyidik Kejagung menetapkan 13 perusahaan manajer investasi sebagai tersangka kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono mengemukakan bahwa 13 perusahaan tersebut telah berkontribusi merugikan keuangan negara hingga mencapai Rp12157 triliun. Ini Profil 13 Manajer Investasi yang Tersangkut Kasus Jiwasraya. 021 3845031 E.

Jiwasraya juga menempatkan investasi di aset reksa dana sebesar 591 senilai Rp 149 triliun dari aset finansial.


Pin Oleh Dianafebrianti Di Indonesian Skandal Investasi Infografis


Ojk Suspen 37 Manajer Investasi Dan Beri Sanksi 3 Akuntan Publik Ekosistem Investasi Publik


Infografis Ada 13 Perusahaan Ini Tersangka Baru Mega Skandal Jiwasraya Skandal Investasi Infografis


Jiwasraya 700350 Di 2020 Investasi Penampungan Anjing Pidana

Leave a Comment